4 Wanita Buktikan Bangun Subuh Bikin Sukses

4 Wanita Buktikan Bangun Subuh Bikin Sukses

9533
SHARE

Para wanita, jika kamu ingin sukses dalam hidup dan karier, cobalah ubah kebiasaan bangun kesiangan di pagi hari.

Sebuah penelitian mengungkapkan, orang yang terbiasa bangun pagi (antara jam 4 sampai jam 5) biasanya lebih sehat, bahagia dan langsing.

Itulah rahasia dari para wanita modern yang mengelola semuanya, mulai dari rumah tangga, karier hingga cinta, dengan bangun pagi-pagi sekali.

Bagi mereka, jam 4 sampai jam 5 pagi disebut sebagai jam-jam penuh keajaiban. Dalam periode itulah hidup menjadi milik mereka sendiri sebelum tuntutan keluarga, pelanggan dan rekan mulai berteriak-teriak untuk dipenuhi.

Aktivitas yang dimulai dari jam 6 pagi mereka anggap sebagai sebuah kemalasan. Sementara aktivitas yang dimulai dari 4 sampai jam 5 merupakan kegiatan normal yang menyenangkan bagi mereka.

Tentu saja rutinitas para wanita super ini merupakan tantangan berat bagi kebanyakan wanita normal.

Dengan memulai aktivitas pagi-pagi sekali, para wanita ini menemukan sukses dalam hidup dan karier. Mereka tidak menyesal melewatkan jam-jam bangun normal yang memberikan waktu lebih untuk bermalas-malasan bagi kebanyakan orang.

Tengoklah beberapa wanita berikut ini. Mereka menggapai sukses, baik sebagai ibu rumah tangga, wanita karier, dan manusia normal dengan bangun pagi-pagi sekali.

Itu Waktu paling Penting

Emma Walmsley

Ibu dari empat anak berusia 47 tahun ini baru saja ditunjuk sebagai kepala eksekutif jaringan obat raksasa dari Inggris, GlaxoSmithKline. Walmsley mengatakan dia biasanya sudah di kantor pada jam 6.00 pagi setiap harinya. Untuk itu, Walmsley mengatur alarmnya pada jam 4.30 pagi setiap harinya.

Carolyn Fairbairn

Fairbairn adalah direktur umum wanita pertama bagi organisasi bisnis CBI di Inggris. Dia juga menerapkan gaya hidup bangun pagi-pagi sekali. Seorang ibu dari tiga anak berusia 55 tahun, dia tinggal di Hampshire dengan suaminya Peter. Setiap hari Fairbairn memasang alarmnya untuk berbunyi jam 5.30 pagi sehingga dia bisa mengejar kereta ke London jam 6.50 pagi.

Dia memanfaatkan perjalanannya itu untuk membaca surat-surat penting dan membalas email. ” Itu jam pagi yang benar-benar penting,” katanya. ” Waktu saya di kereta begitu sangat berharga karena jika saya bekerja saat itu, akan melindungi waktu saya di rumah.”

Bagi Mereka Itu Jam Ajaib

Charlotte Fall

Wanita 38 tahun ini menjalankan perusahaan perhiasan Saffron Bells dan biasa bangun jam 4.00 pagi. ” Antara jam 5.00 hingga 6.00 adalah masa keajaiban bisnis terjadi. Saya punya lebih banyak hal yang perlu dilakukan di jam-jam itu daripada di jam-jam lain di hari itu,” kata Charlotte, yang suaminya Edward, 39, bekerja di periklanan.

” Saya selalu tidur jam 9.00 malam – anak-anak sudah tidur, jadi mengapa membuang-buang waktu? Suami naik komuter ke London, jadi untungnya bagi saya, saat sampai rumah, dia sudah lelah.

” Saya hanya ‘bermalas-malasan’ di akhir pekan. Meskipun saya dan suami memiliki jadwal yang sama sekali berbeda, kami tidak membiarkan ‘jam-jam ajaib’ saya berdampak pada kebersamaan kami,” katanya.

Charlotte mengatakan selama jam-jam ajaib itulah masa paling produktif baginya. ” Selama itu, tidak ada telepon berdering, suami dan anak-anak masih tidur. Jadi saya benar-benar memanfaatkan waktu tersebut untuk bisnis sebaik mungkin.”

Sally Learmouth

Dia memulai rutinitas bangun pagi-pagi sekali setahun yang lalu dan mengklaim itu telah membantunya untuk fokus pada usahanya.

Sally benar-benar merasa damai dan tenang sebelum suaminya, Matt, 40, juga seorang direktur perusahaan, dan anak-anak mereka, bangun dan minta dibuatkan sarapan.

Sally, yang menjalankan perusahaan PR sendiri, menggunakan jam-jam ajaibnya di rumah keluarga di Dalwood, Devon, untuk mengurus administrasi, melakukan penelitian dan menulis siaran pers.

Dia memastikan tidur tujuh jam setiap malam, dan pergi ke tempat tidur pada jam 9.00 malam dan bangun pada jam 4.00 pagi.

” Jam ajaib pada dasarnya adalah waktu ketika saya bisa memilih apa yang saya lakukan – tidak ada yang meminta saya untuk apa pun, tidak ada email, tidak ada panggilan, tidak ada interupsi. Saya menggunakannya untuk bekerja. Saya dapat memilih untuk fokus pada apa pun yang dibutuhkan agar bisnis saya berjalan lancar dan sukses,” katanya.(Sah)

(Sumber: Dailymail .co.uk)

PLEASE SHARE :)